Tool Forensik: Windows File Analyzer

04/08/2010 at 10:54 | Posted in PC | Leave a comment
Tags: , ,

Pernah menonton serial TV “NCIS” (Naval Crime Investigative Service)? Serial ini menarik untuk ditonton, selain karena unsur drama dan komedinya, karena menampilkan kehebatan ilmu forensik, baik itu medis maupun cyber, dalam mengungkap suatu kejahatan. Tulisan ini akan membahas suatu tool yang bisa dikategorikan sebagai tool forensik cyber: Windows File Analyzer.

Windows File Analyzer adalah sebuah freeware ber-platform Windows yang mampu membaca cache Windows seperti “thumbs.db”, prefecth, shortcut, dan “index.dat”. “Thumbs.db” adalah cache Windows yang berisikan data berupa history file gambar atau video yang terdapat dalam suatu folder agar Windows dapat menampilkan gambar maupun video tersebut secara thumbnail atau filmstrip. Prefetch adalah folder manajemen pemanggilan aplikasi di Windows, supaya proses loading/pemanggilan aplikasi dapat lebih cepat pada pemanggilan kedua. Shortcut adalah suatu pemicu aplikasi agar aplikasi tersebut dapat dijalankan tanpa harus terlebih dahulu membuka folder dimana aplikasi tersebut ter-install; bila diterjemahkan secara harafiah, shortcut adalah jalan pintas untuk memanggil suatu aplikasi. “Index.dat” adalah suatu file yang berisikan history/catatan aktivitas ketika sedang berselancar di dunia maya. Fungsi dari Windows File Analyzer adalah membaca keseluruhan isi cache Windows tersebut. Windows akan melakukan caching dari semenjak pertama kali Windows digunakan, dan pencatatan akan selalu dilakukan dari waktu ke waktu (baik itu ketika terjadi penambahan file maupun penghapusan). Informasi yang ditampilkan dari pembacaan cache tersebut berupa tanggal pertama kali file/shortcut tersebut dibuat, tanggal terakhir kali penggunaan, properties dan thubnail preview gambar maupun video, kapan suatu aplikasi ter-install hingga terakhir kali dijalankan, halaman web yang pernah dikunjungi, dan lain sebagainya. Dengan freeware ini, kita bisa mengetahui pernah ada-atau-tidaknya suatu file (seperti untuk membuktikan bahwa si pelaku memang sebagai penyebar-luas video kelakuan buruk beberapa selebriti Indonesia karena file tersebut tercatat pernah mendiami harddisk-nya), aplikasi apa saja yang dijalankan, hingga untuk mengetahui website apa saja yang pernah dikunjungi.

Berikut adalah tampilan Windows File Analyzer ketika digunakan untuk membaca cache “thumbs.db”:

Windows File Analyzer

Untuk men-download, klik disini. Sedangkan website resmi pembuat aplikasi bisa dikunjungi disini.

Flashdisk USB Tidak Bisa Di-Safely Remove Pada Sistem Windows

30/07/2010 at 11:51 | Posted in PC | 8 Comments
Tags: , , , , , , , ,

Pernah mendapati pesan pemberitahuan bahwa flashdisk USB anda tidak bisa di remove atau di eject seperti pada gambar di atas?

Jika jawabannya iya, jangan bertanya apa sebabnya. Tanyakan cara mengatasinya. Hal tersebut bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Umumnya, penyebabnya adalah penggunaan seperti untuk menonton film atau edit file langsung dari dalam flashdisk, file handler Windows yang error/corrupt, anti virus atau aplikasi lain masih melakukan “pembacaan” ke flashdisk, dan (yang sering disangkakan) infeksi virus. Sebenarnya, masih banyak kemungkinan penyebab lainnya yang belum diketahui secara luas (termasuk oleh penulis).

Pada tips kali ini, akan dibahas bagaimana caranya mengakali permasalah flashdisk USB yang tidak bisa di remove atau di eject. Kenapa mengakali dan bukan mengatasi? Jawabannya adalah tips ini hanya memiliki kemungkinan berhasil apabila dalam artian tidak terkena virus dan/atau sistem Windows masih sehat. Untuk yang terkena virus dan/atau sistem Windows sudah tidak sehat, solusinya hanya membawa komputer tersebut ke tempat servis komputer untuk diambil tindakan yang sesuai.

Ada 2 cara yang bisa digunakan untuk mengakali permasalahan flashdisk ini: menggunakan cara manual dan menggunakan aplikasi utility pihak ketiga.

Cara Manual

Tanpa melakukan restart komputer

  1. Tekan dan tahan [CTRL] + [ALT] + [DEL]
  2. Pilih tab “Processes”
  3. Pada bagian “Image Name”, cari dan pilih proses “explorer.exe”
  4. Klik pada [End Process]. Apabila muncul jendela konfirmasi, pilih [Yes]
  5. Tunggu sampai kurang lebih 15 detik (atau sampai taskbar muncul kembali)
  6. Jika taskbar tidak muncul kembali secara otomatis, klik “File” lalu “New Task (Run…)” dan ketikkan “explorer.exe” lalu [ENTER]
  7. Coba kembali untuk melakukan prosedur remove atau eject

Melakukan restart komputer

  • Setelah restart, coba lakukan kembali prosedur remove atau eject

Aplikasi Utility Pihak Ketiga

  1. Gunakan freeware “Unlocker” atau “USBDeview
  2. Setelah di ekstrak, jalankan aplikasinya
    • Unlocker
      1. Tentukan lokasi flashdisk lalu klik [OK]
      2. Klik pada service yang masih mengakses flashdisk dan pilih [Unlock All] lalu [Kill Process]
    • USBDeview
      1. klik pada nama hardware flashdisk yang akan di remove lalu tekan [F9]
      2. Apabila muncul jendela peringatan, klik [OK] atau [Yes]

Apabila semua cara di atas tidak berhasil, penulis menyarankan untuk membawa komputer tersebut ke tempat servis terdekat dan terpercaya.

Untuk aplikasi alternatif pengganti “Task Manager” milik Windows, bisa menggunakan “Process Explorer” atau “CurrProcess“. Bahkan, untuk “Process Explorer”, bisa di akses dari server developernya langsung ala cloud computing disini.

Selamat mencoba!

Instalasi Windows 7 Menggunakan USB Drive

05/07/2010 at 14:15 | Posted in PC | 2 Comments
Tags: , , , , , , , , , ,

Windows 7 sudah resmi beredar di seluruh dunia. Setiap bulannya, tercatat semakin banyak orang yang mulai menggunakan Windows terbaru tersebut. Menurut penulis, Windows 7 adalah seri Windows tercantik, tercanggih, dan terjangkau harganya, meskipun masih memiliki banyak kelemahan. Sayangnya, bagi pemilik netbook atau PC yang tidak memiliki drive DVD, Windows 7 tidak akan bisa dicicipi. Trik kali ini akan membahas cara menjadikan flash-disk USB menjadi media instalasi Windows 7 bagi mereka yang memiliki netbook atau tidak memiliki drive DVD.

Yang diperlukan:

  • File ISO atau DVD Windows 7

  • PC yang sudah ter-install .net (baca=dot net) framework 2.0

  • Flash disk USB yang kosong dengan kapasitas min. 4 GB, dan

  • Aplikasi Windows 7 USB/DVD Download Tool yang sudah ter-install. Klik disini untuk men-download Windows 7 USB/DVD Download Tool

Cara menjadikan flash-disk USB menjadi media instalasi Windows 7:

  1. Tancapkan flash-disk pada port USB dan jalankan aplikasi Windows 7 USB/DVD Download Tool. Lalu, pada jendela yang muncul, tentukan lokasi file ISO atau DVD Windows 7 kemudian klik [Next]

  2. Pilih media yang ingin dijadikan installer Windows 7, dalam hal ini, pilih [USB Device]

  3. Drive USB akan terbaca secara otomatis. Silahkan klik [Begin copying]. Apabila muncul pop-up, pilih [Erase USB Device] lalu [Yes]. Silahkan klik tombol Refresh jika drive USB tidak terbaca otomatis

  4. Tunggu hingga proses pembuatan selesai. Proses ini akan memakan waktu yang tidak sebentar

  5. Setelah selesai, tutup jendela Windows 7 USB/DVD Download Tool dan flash-disk USB anda kini bisa digunakan untuk melakukan instalasi Windows 7.

Agar PC/netbook melakukan boot melalui flash-disk USB, ubah urutan boot device agar USB Drive menjadi urutan pertama. Setelah booting melalui drive USB berjalan, ikuti petunjuk instalasi Windows 7 yang tertera pada layar

Sekedar catatan, aplikasi Windows 7 USB/DVD Download Tool sebenarnya hanya berfungsi untuk melakukan back-up installer Windows 7. Media yang dapat digunakan oleh aplikasi ini hanyalah flash-disk USB atau DVD. Dimana flash-disk USB tersebut bisa digunakan untuk melakukan instalasi Windows 7. Penulis memilih menggunakan aplikasi ini karena proses pembuatannya yang tidak berbelit-belit dan serba otomatis.

Selamat mencoba trik ini dan selamat mencicipi Windows 7!

Instalasi Windows XP Melalui Konsol Baris Perintah (Command Prompt)

14/05/2010 at 12:45 | Posted in PC | 7 Comments
Tags: , , , , ,

Terdapat banyak metode untuk melakukan instalasi Windows XP. Metode tersebut adalah menggunakan CD/DVD instalasi, menggunakan flashdisk/SD card, instalasi dari harddisk melalui konsol baris perintah (command prompt), dsb. Trik yang akan dibahas kali ini adalah instalasi melalui konsol baris perintah atau melalui Command Prompt. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Ubah format sistem partisi yang akan diinstal Windows XP & partisi untuk menyimpan file master instalasi Windows XP menjadi FAT32. Lalu, copy keseluruhan isi CD/DVD Windows XP ke dalam harddisk. Copy-kan ke dalam partisi yang berbeda dengan partisi yang akan diinstalasikan Windows XP
  2. Nyalakan kembali komputer dalam mode baris perintah (Command Prompt)

    Apabila tidak memiliki sistem operasi berbasiskan baris perintah, download disini:

    atau, nyalakan komputer dengan menggunakan CD Windows 98 maupun CD Windows 98SE

  3. Bila menyalakan komputer dengan menggunakan CD Windows 98/Windows 98SE, jalankan aplikasi SMARTDrive dari direktori Win98
  4. Pindah ke partisi (drive/direktori) dimana file instalasi Windows XP berada
  5. Ketikkan cd (spasi) i386 [ENTER] untuk mengaktifkan direktori i386
  6. Lalu, ketikkan winnt [ENTER]. Aplikasi instalasi Windows XP akan berjalan
  7. Ketikkan path lengkap dimana file instalasi Windows XP pada harddisk anda berada. Biasanya, aplikasi instalasi Windows XP dapat path membaca secara otomatis

    Contoh: E:\I386 [ENTER]

  8. Tunggu beberapa saat. Aplikasi instalasi Windows XP akan meng-copy file Windows XP ke dalam harddisk anda. Ketika selesai, akan muncul pesan:
    “The MS-DOS based part of the Setup program is complete.

    The Setup program will now restart your computer.

    After your computer restarts, the Windows XP Setup program will continue.”

  9. Tekan [ENTER] untuk menyalakan kembali komputer. Kemudian, pilih opsi “Windows XP Installation/Upgrade” untuk melanjutkan instalasi Windows XP
  10. Ikuti petunjuk yang tertera pada layar monitor selama proses instalasi berlangsung

Catatan: apabila harddisk anda hanya terdiri atas 1 (satu) partisi, jangan mem-format partisi tersebut karena file instalasi Windows XP di dalam harddisk akan terhapus. Juga, apabila saat instalasi Windows XP format sistem partisi anda adalah FAT32, ubah format sistem partisi tersebut menjadi NTFS hanya bila instalasi Windows XP sudah selesai

Selamat mencoba & ingatlah untuk selalu mem-back up data-data penting dari harddisk sebelum praktek!

Terima kasih! ☺

Menghapus File atau Folder yang Tidak Bisa Dihapus

04/05/2010 at 13:19 | Posted in PC | 7 Comments
Tags: , , , ,

Belum lama ini, beberapa rekan penulis mengeluhkan adanya file atau folder di harddisk mereka yang tidak bisa dihapus dengan cara biasa. Alih-alih, mereka menggunakan aplikasi pihak ketiga. Pertama, mereka harus meng-install aplikasi tersebut, lalu mempelajari antarmuka aplikasinya, kemudian baru menghapus file atau folder yang tidak bisa dihapus tersebut.

Mengalami masalah yang sama? Ada baiknya menerapkan trik-trik ini sebelum memilih menggunakan aplikasi pihak ketiga.

Trik pertama adalah sebagai berikut:

  1. Simpan pekerjaan anda dan tutup semua jendela aplikasi lain yang sedang dibuka

  2. Jalankan jendela Command Prompt dan biarkan tetap terbuka

  3. Klik Start > Run dan ketikkan taskmgr.exe untuk membuka jendela Task Manager atau menekan-tahan tombol keyboard [CTRL] + [SHIFT] + [ESC]

  4. Klik pada tab “Processes” dan akhiri proses “explorer.exe” & berikan tanda centang pada opsi “Show processes from all users”

    Jendela Task Manager

  5. Biarkan jendela Task Manager tetap terbuka

  6. Kembali ke jendela Command Prompt dan ubah direktori ke direktori dimana terdapat file yang tidak bisa dihapus

  7. Melalui jendela Command Prompt, ketikkan del (spasi) namafile [ENTER] untuk menghapus file; atau rd (spasi) namafolder [ENTER] untuk menghapus folder/direktori. Setelah muncul pemberitahuan “File(s) deleted successfully” atau “Folder(s) deleted successfully”, ketikkan exit untuk menutup jendela Command Prompt

  8. Kembali ke jendela Task Manager, klik File > New Task dan ketikkan explorer.exe

  9. Tutup jendela Task Manager

Trik kedua adalah sebagai berikut:

  1. Klik Start > Run dan ketikkan command

  2. Pindah direktori ke drive atau direktori yang terdapat file atau folder yang tidak bisa dihapus. Perintah untuk berganti direktori adalah cd (spasi) hurufdrive:\namadirektori [ENTER]

  3. Apabila direktori yang dituju tidak bisa diakses karena mengandung karakter berupa spasi (_), pengetikkan nama direktorinya adalah:

    • Ketikkan 6 huruf awal lalu gantikan karakter spasi dengan simbol cacing (~) dan 1 (satu) secara menyambung

      CONTOH: cd (spasi) c:\progra~1>tweaku~1 [ENTER]; untuk berpindah ke direktori Tweak UI

  4. Setelah berpindah direktori, ketikkan dir atau dir/w untuk menampilkan isi direktori

  5. Untuk menghapus file, ketikkan perintah del (spasi) namafile.eks [ENTER] -eks = ekstensi file (.bmp, .txt, .jpg, .avi, dsb..). Untuk menghapus folder/direktori, ketikkan rd (spasi) namadirektori [ENTER]. Penulisannya sama seperti pada langkah 7 dari trik pertama.

Trik ketiga (hanya bisa digunakan untuk menghapus file) adalah sebagai berikut:

  1. Jalankan sebuah jendela Notepad baru (tanpa ada teks apapun di dalam jendela tersebut)

  2. Klik File > Save As lalu arahkan penyimpanan ke file yang tidak bisa dihapus

  3. Pilih opsi “All files” dari bagian Save as type

  4. Klik pada nama file yang tidak bisa dihapus agar nama file tersebut muncul di kolom File name tetapi jangan disimpan

  5. Tambahkan tanda kutip (“) di awal nama file dan di akhir nama file. Nama file yang diberikan tanda kutip akan merujuk pada ekstensi file yang tidak bisa dihapus tersebut sehingga bisa ditulis ulang

  6. Klik [Save]. Apabila muncul jendela konfirmasi tulis ulang file, klik [Yes] dan tutup jendela Notepad

  7. Hapus file yang dimaksud dengan cara biasanya

Apabila nama file maupun nama folder mengandung karakter spasi, gantikan karakter tersebut dengan aturan simbol cacing (~) dan 1 (satu) –CONTOH: namafile~1 atau namadirektori~1. Untuk penghapusan file, ketikkan format ekstensi file yang sesuai.

Demikian trik kali ini. Selamat mencoba!

Mengatasi Pesan Kesalahan Ketika Membuka Folder

04/05/2010 at 13:13 | Posted in PC | Leave a comment
Tags: , ,
Folder dengan pesan kesalahan Access is denied

Munculnya pesan kesalahan seperti pada ilustrasi gambar diatas adalah karena folder tersebut dibuat di sistem file NTFS pada instalasi Windows terdahulu. Meskipun anda sudah memasukkan username dan password yang sesuai dengan instalasi Windows sebelumnya. Berdasarkan artikel Technical Support Microsoft, permasalahan tersebut terjadi karena terdapat perbedaan pada identitas keamanan dari instalasi Windows terdahulu dengan instalasi Windows yang baru.

Untuk mengatasi permasalahan ini, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Matikan fitur “Simple File Sharing”
    • Buka Windows Explorer
    • Klik pada Tools > Folder Options
    • Pilih tab “View” lalu hilangkan tanda centang pada opsi “Use simple file sharing (Recommended)”

      Matikan fitur Simple File Sharing

    • Klik [OK]
  2. Klik kanan pada folder yang dimaksud lalu pilih “Properties”

  3. Pilih tab “Security” (klik [OK] apabila muncul jendela pesan keamanan)

  4. Kliik pada “Advanced” lalu pilih tab “Owner”

  5. Pada jendela yang muncul, akan tertera sejumlah username akun, pilih username akun yang aktif dan memiliki hak akses “Administrator”. Berikan tanda centang pada opsi “Replace owner on subcontainers and objects” lalu klik [OK]

  6. Apabila muncul pesan seperti pada gambar di bawah, klik [Yes]

    Klik [Yes] untuk melanjutkan

  7. Lalu klik [OK] > [OK]. Ulangi dari awal untuk sub-folder maupun folder lain yang serupa permasalahannya

Sekian tips kali ini. Selamat mencoba!

Membuat Blog

03/05/2010 at 13:51 | Posted in PC | Leave a comment
Tags: , , , , , ,

Ada banyak alasan mengapa orang membuat blog, tetapi kebanyakan orang beralasan untuk mencari uang. Memang benar, sebuah blog bisa saja mendatangkan uang bagi pemiliknya. Uang tersebut bisa didapatkan melalui program AdSense Google maupun iklan yang terpasang pada suatu blog.

Berikut, akan dibahas langkah-langkah membuat blog. Tips ini hanya akan membahas pembuatannya saja. Jadi, untuk bagaimana cara mendatangkan uang untuk blog yang pembaca buat, silahkan tanyakan pada om Google yang baik hati.. hehe.. Tips ini menggunakan penyedia jasa blog gratisan; Blogger. Sebelum membuat blog, disarankan untuk membuat akun email di Gmail terlebih dahulu. Lalu, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka halaman awal Blogger dan klik pada tombol [BUAT BLOG]Klik [BUAT BLOG] untuk memulai pembuatan blog
  2. Lalu,anda akan diminta mengisikan data-data untuk akun blog anda. Setelah selesai mengisikan data-data, klik tombol [LANJUTKAN]Form pembuatan akun blog

    Isikan data-data yang sesuai

  3. Selanjutnya, isikan data-data mengenai blog yang akan dibuat. Setelah selesai mengisikan data-data, klik tombol [LANJUTKAN]Isikan data-data yang sesuai
  4. Terakhir, pilih template atau tampilan blog yang dikehendaki. Setelah memilih template, klik pada tombol [LANJUTKAN]Pilih template blog yang disukai

    Tampilan ini dapat dirubah nantinya melalui opsi “Pengaturan”.

  5. Pembuatan blog sudah selesai! Silahkan anda lakukan perubahan-perubahan yang dikehendaki & jangan lupa untuk terus menambahkan serta memperbaharui konten blog anda supaya pengunjung tidak akan pernah bosan mengunjunginya

Secara umum, langkah-langkah pembuatan blog antara penyedia jasa yang satu dengan yang lain kurang-lebih sama saja. Yang membedakan hanyalah pada fitur yang mampu diusungnya ke dalam halaman blog yang di hosting oleh penyedia jasa blog tersebut.

Untuk enhancement blog -seperti counter pengunjung, kolom iklan, fitur live chat, dsb.- silahkan tanyakan pada om Google. Terdapat banyak sekali enhancement yang bisa ditambahkan pada blog anda. Penulis menyarankan untuk memilih enhancement yang berguna, menarik, dan tidak membuat pengunjung bingung.

Sekian tips (yang sebenarnya sudah basi) ini.. hehe.. dan selamat ber-blogging ria! ^_^

« Previous PageNext Page »

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.