Keterangan Link Download File Film

09/04/2009 at 20:07 | Posted in PC | 1 Comment
Tags: , ,

Movie mania pasti pernah ada yang download film dari internet. Bahkan, penulis yakin, ada beberapa yang memang hobi download film.. hehe.. kalau untuk yang terakhir ini, hati-hati ya! Jangan sampai kecanduan!

Tips ini bukan untuk mengajak pengunjung untuk download film! Apalagi untuk mencari link download film terbaru! Penulis hanya ingin menjelaskan keterangan yang terdapat pada setiap link download file film yang semoga dapat memberikan sedikit pencerahan.

Silahkan baca artikel ini apabila anda menemukan link download film yang berisi banyak sekali keterangan, selain judul film tersebut. Jangan bingung! he..

KETERANGAN SUMBER FILE FILM
  1. CAM
    Film yang dihasilkan dari rekaman kamera video. Kualitas gambar pada link denga kategori ini biasanya jelek atau kurang jelas. Film ini didapat dengan cara merekam sebuah film yang diputar di bioskop. Sehingga, pencahayaan, audio film, kualitas gambar, keutuhan pengambilan gambar, dll.. sangat jauh dibawah kualitasnya.

  2. TELESYNC (TS)
    Kurang lebih sama seperti CAM. Tapi keuntungan dari TS adalah kualitas audio yang hampir mendekati kualitas aslinya. Audio tersebut (kemungkinan) direkam dengan menggunakan microphone yang berbeda dengan yang ada pada kamera video. Kadang, TS merupakan film yang didapat dari merekam secara langsung melalui siaran TV (baik itu sinyal analog maupun digital). Tetapi, ada juga yang merupakan hasil pemrosesan digital rekaman CAM. Meskipun agak lebih baik dari CAM, hasil akhirnya tetap dibawah rata-rata.

  3. TELECINE (TC)
    Film dengan keterangan ini biasanya dihasilkan oleh sebuah mesin perekam reel/roll film. Kualitas audio dan video memang lumayan. Hanya saja, sedikit sekali link download film ini karena memang membutuhkan peralatan layaknya seorang ahli editing film.

  4. SCREENER (SCR)
    Keterangan ini berarti film tersebut merupakan hasil konversi sinyal analog ke digital. Menurut sumber penulis, film tersebut didapat dari contoh film yang dikirimkan ke toko-toko sebagai promo. Jadi, film tersebut pastinya memiliki tulisan-tulisan peringatan serta telepon pengaduan anti pembajakan. Peringatan tersebut hanya muncul beberapa saat di sepanjang film tapi kadang ada yang selalu muncul sepanjang film. Kualitas audio maupun video dari film SCR sudah jauh lebih baik, karena memang merupakan hasil konversi langsung dari sumber film yang sebenarnya. Perlu diketahui, film SCR biasanya berbeda alur dengan film yang diputar di bioskop maupun versi DVD.

  5. DVD-SCREENER (DVDscr)
    Hampir seperti SCR, tetapi sumber yang digunakan merupakan sinyal digital. Kualitas audio serta video film ini sangat bagus. Film ini juga memiliki tulisan-tulisan peringatan serta telepon pengaduan anti pembajakan. Kalau si pembuat konversi film ini terampil, peringatan tersebut tidak ada sama sekali sehingga terlihat seolah-olah memang film aslinya. Perlu diketahui juga, film DVDscr biasanya berbeda alur dengan film yang diputar di bioskop maupun versi DVD.

  6. DVDRip
    Merupakan film konversi dari DVD aslinya. Kualitas audio dan video film ini sangat bagus sekali.

  7. VHSRip
    Film hasil konversi sinyal analog atau yang dikenal dengan kaset VHS sebagai sumbernya. Jenis ini umumnya adalah film tentang olah raga serta film porno.

  8. TVRip
    Hasil konversi dari siaran TV kabel atau siaran TV satelit. Biasanya merupakan film serial. Meskipun kualitas audio dan video sudah bagus sekali, tetapi di beberapa bagian kita akan menemukan flicker (garis-garis halus yang memenuhi layar). Maklum, sumber film ini merupakan gelombang radio yang dipancarkan langsung dari satelit.

  9. WORKPRINT (WP)
    Merupakan copy dari film asli yang belum sampai proses finishing. Sehingga, untuk film dengan efek digital yang banyak, kita akan melihat gambaran kasarnya (animasi komputer). Kualitas audio dan video film ini sangat bagus sekali, tetapi memiliki gangguan berupa adegan yang belum diperhalus. Kadang, pencahayaan berbeda karena memang sebuah film terdiri atas beberapa take yang berbeda untuk satu adegan. Bahkan, kita dapat menemukan alur film yang membingungkan karena memang film tersebut belum siap rilis atau belum selesai diproduksi.

  10. DivX Re-Enc
    Film yang dihasilkan dari konversi ulang. Film dari VCD dikonversi ulang agar dapat menjadi sebuah film utuh yang memiliki ukuran file yang jauh lebih kecil. Kualitas audio dan video film ini setara dengan VCD. Kebanyakan, film ini hanyalah sebuah film utuh yang dipecah menjadi beberapa bagian agar film tersebut terasa berukuran kecil (untuk di-download).

  11. Watermarks
    Film yang diberikan embel-embel oleh si pembuat konversi. Kualitas audio dan video film ini bagus sekali. Tetapi, ada penonton yang merasa terganggu karena adanya embel-embel berupa logo maupun gambar atau animasi yang menandakan ciri khas si pembuat konversi film.

  12. Asian Silvers / PDVD
    Seperti Watermarks, film ini memiliki embel-embel oleh si pembuat konversi. Umumnya, kualitas audio dan video film ini bagus sekali. Tetapi, ada juga yang kualitasnya menjadi turun karena hasil render ulang (yang merupakan akibat dari pemberian embel-embel oleh si pembuat konversi, yang menggunakan aplikasi editing film rumahan). Film jenis ini biasanya hanya terdapat di dalam web komunitas.

KETERANGAN FORMAT FILE FILM
  1. VCD
    VCD adalah sebuah format berbasiskan MPEG, yang memiliki bitrate sebesar 1150kbit dengan resolusi layar sebesar 352×240 (NTCS). Kualitas audio dan video sudah lumayan bagus, tetapi tergantung juga pada sumber asli yang digunakan untu membuat konversi film VCD.

  2. SVCD
    SVCD adalah sebuah format berbasiskan MPEG2 (setara kualitas film DVD) dimana bitrate film lebih bervariasi dan lebih tinggi daripada VCD karena bisa sampai sebesar 2500kbits dengan resolusi layar sebesar 480×480 (NTSC).

  3. XVCD/XSVCD
    Merupakan format yang setara dengan VCD atau SVCD tetapi tidak mengikuti aturan standar dalam hal bitrate. Tidak semua pemutar cakram mendukung format ini.

  4. DivX/XviD
    XviD & DivX adalah format film yang sering ditemukan di internet. Sedikit menceritakan sejarah: awalnya, format DivX adalah open-source. Tetapi, karena pengalihan perusahaan pemegang hak format Divx, format ini menjadi berbayar. Tidak sembarang orang dapat menggunakan format ini untuk memproduksi sebuah film. Oleh karena itu, banyak orang beralih ke format XviD, karena open-source dan memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan Divx.

  5. CVD
    Format CVD merupakan format yang menggabunkan format VCD dengan format SVCD. Cakram film dengan format ini dapat diputar di hampir semua pemutar cakram terbaru. Format ini mendukung basis bitrate MPEG2, tapi resolusinya hanyalah sebesar 352×480 (NTSC).

  6. DVD-R
    Jenis format yang umum digunakan pada perekaman dengan menggunakan kepingan DVD (selain DVD-RAM, DVD-R dan DVD+R). Keping ini mampu menyimpan film dengan jumlah data sebesar 4.7GB per sisinya. Sehingga, pada kepingan yang memiliki fitur double sided kapasitasnya bisa mencapi 8GB-10GB.

  7. MiniDVD
    MiniDVD/cDVD merupakan format standar pada kepingan DVD tapi memiliki ukurang kepingan yang jauh lebih kecil dari kepingan DVD biasanya.

KETERANGAN JENIS FILE FILM
  1. PROPER
    Karena aturan yang berlaku dalam komunitas web, keterangan ini diberikan pada file film yang memiliki kualitas audio dan video yang sangat bagus sekali. Film dengan keterangan inilah yang biasanya diincar oleh mereka yang gemar download film dari internet.

  2. SUBBED
    Keterangan ini menandakan bahwa file film dan file subtitle (teks film) dilebur menjadi sebuah file tunggal. Dan subtitile tersebut tidak bisa dimatikan melalui aplikasi pemutar film alias akan muncul sepanjang film. Apabila si pembuat konversi film ini terampil, subtitle akan muncul sesuai dengan percakapan dalam film, tapi, apabila tidak terampil, subtitle tersebut hanya akan mengganggu.

  3. UNSUBBED
    Film kategori SUBBED yang sudah dikonversi ulang dengan tujuan untuk menghilangkan subtitle.

  4. LIMITED
    Keterangan ini menandakan film yang hanya dirilis di bioskop-bioskop tertentu saja atau hanya ditayangkan melalui saluran TV tertentu. Kadang, film ini tidak dirilis dalam format kepingan (VCD maupun DVD).

  5. INTERNAL
    File film yang sulit ditemukan melalui Google tetapi hanya dapat ditemukan pada web komunitas.

  6. STV
    STV adalah kepanjangan dari Straight To Video. Film yang tidak pernah diputar di bioskop karena banyak alasan. Banyak website yang tidak mengijinkan perilisan film ini ke jaringan mereka.

KETERANGAN RASIO FILE FILM
  1. RECODE
    Film konversi ulang dengan menggunakan TMPGenc yang biasanya bertujuan untuk menghilangkan subtitle, memperbaiki kualitas warna, dll.. tetapi kualitas film tersebut menjadi turun.

  2. REPACK
    Film konversi ulang yang merupakan perbaikan dari file film yang sebelumnya sudah pernah di-upload oleh si pembuat konversi film.Kualitasnya,harusnya, menjadi lebih baik.

  3. NUKED
    File film yang dihapus dari daftar film yang bisa di-download melalui sebuah website. Hal ini disebabkan karena banyak alasan: melanggar ketentuan, isi tidak sesuai, dll.. meskipun dihapus, file tersebut masih bisa dicari melalui jaringan P2P atau UseNet.

  4. DUPE
    Keterangan yang berarti link download ke file film di-posting untuk yang kedua kalinya tanpa ada alasan yang jelas. Kadang, menandakan perbaikan tapi bisa juga hanya agar pengunjung mau men-download dari link yang disediakan oleh member tersebut.

Keterangan tambahan yang biasanya dicantumkan oleh pengelola web atas suatu link download film (biasanya untuk file film DVDRip):

  • BAD A/R : aspect ratio yang buruk (gambar terlalu melengkung, dll..)
  • BAD IVTC : inverse telecine yang buruk. Pemrosesan konversi framerate tidak sesuai aturan standar
  • INTERLACED : garis-garis hitam yang muncul pada pergerakan dalam adegan film tidak sesuai
  • WS adalah WideScreen (layar lebar) dan FS adalah FullScreen

Semoga penjelasan ini membantu! ^_^

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Hi, Thanks for article. Everytime like to read you.
    AnnaHopn


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: