Pengomposan Sampah Rumah Tangga

29/04/2008 at 08:27 | Posted in Environment | Leave a comment
Tags: , , , , , , ,

Kalau tidak salah, tanggal 9 April 2008 adalah tanggal pengesahan RUU Pengolahan Sampah Menjadi UU Pengolahan Sampah.

Menurut penulis, UU ini sangatlah penting bagi kehidupan berbangsa dan bermasyarakat di Indonesia karena sampah adalah bagian dari kehidupan. Sudah saatnya Indonesia mengubah “lawan” menjadi “kawan”!

Kebetulan, penulis pernah mengolah sampah sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Untuk itu, penulis ingin berbagi pengetahuan di bidang yang, menurut pendapat pribadi penulis, sangat menarik. Apabila pembaca/pengunjung ingin mengetahui lebih jauh lagi, silahkan hubungi penulis melalui email.

Silahkan klik disini untuk men-download file silabus yang diinginkan.

Cara Membuat Ramuan Bakteri:
Sediakan 1/4 kg Tempe, 1/2 kg Tape, Air bersih 1 L, yoghurt, air tetes tebu yang sudah diencerkan, gedebog pisang, blender, dan ember yang ada tutupnya.

Blender 1/4 kg Tempe dan 1/2 kg Tape. Campurkan dengan air, yoghurt, dan air tetes tebu lalu aduk. Potong-potong gedebog pisang menjadi kecil-kecil (diameter 5 cm-10 cm). Rendam adukan tersebut dengan potongan gedebog di dalam ember. Tutup dan biarkan selama 3-7 hari.

Cara Pemakaian:
Siramkan hasil fermentasi tersebut ke dalam tumpukan sampah organik seperlunya. Tujuannya adalah agar proses penguraian sampah dapat berlangsung lebih cepat.

Bila perlu:
Sediakan 20 kg bekatul, 50 kg serbuk gergaji, air bersih secukupnya, serta 1,5 L ramuan bakteri buatan.

Campur lalu aduk 20 kg bekatul dan 50 kg serbuk gergaji dengan air dam ramuan bakteri buatan sampai rata sehingga hasil adukan berupa gumpalan yang mudah hancur. Diamkan di dalam karung yang berlobang hingga kering. Jaga agar jangan sampai basah maupun lembab.

Gunakan dengan mencampurkannya ke dalam tumpukan sampah seperlunya secara merata agar membantu menyerap unsur Karbon yang dihasilkan oleh sampah.

Semoga pengetahuan yang dibagi oleh penulis ini dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

NB. Penulis tidak menggunakan bahan kimia apapun dalam proses pengolahan sampah rumah tangga (kompos) ini. Bahan yang digunakan adalah bahan-bahan yang 90% alami.

dari alam, oleh alam, dan untuk alam!…

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: