Instalasi Bash Shell Linux di Windows 10 x64

03/10/2016 at 11:21 | Posted in PC | Leave a comment
Tags: , ,

Setelah Windows Vista & Windows 8 membuat kecewa banyak pengguna, kini waktunya Windows 10 unjuk gigi dengan segala kemampuan dari Windows sebelumnya bahkan lebih, hingga ke dukungan pengembangan aplikasi bersifat open-source bagi para developer.

Berawal dari project Astoria (pengembangan toolkit Windows Bridge untuk platform yang lebih universal agar -developer- dapat membangun aplikasi untuk Windows dengan menggunakan coding dari aplikasi berbasiskan Android) yang ditinggalkan oleh Microsoft, kini, di Windows 10, kita dapat menemukan dukungan Windows Subsystem untuk Linux. Dengan ini, kita dapat menjalankan baris perintah berbasiskan Bash shell (yang selama ini hanya dapat dijalankan di Linux) di Windows 10 (CATATAN: ini bukanlah virtualisasi Linux di Windows 10!). Catatan lainnya adalah, Bash hanya dapat dijalankan pada Windows 10 yang 64-bit.

Berikut adalah instalasi Bash di Windows 10:

    Dari Start Menu, klik pada tombol “Settings” & pilih “Update & Security
    Klik menu “For Developers” dari tab sebelah kiri & pilih “Developer mode” dari menu “Use developer features” di sebelah kanan. Tunggu hingga proses instalasi fitur untuk developer selesai
    Selanjutnya, buka jendela Control Panel. Klik “Programs and Features” lalu klik di “Turn Windows features on or off”
    Pada jendela yang muncul, geser ke bawah hingga ketemu pilihan “Windows Subsystem for Linux (Beta)”. Berikan tanda centang lalu klik tombol [OK] dan tunggu hingga proses instalasinya selesai
    Ketika langkah di atas selesai, dari Start Menu, ketikkan “bash” dan jalankan aplikasi “bash” tersebut sebagai Administrator
      Anda akan dihadapkan pada pertanyaan apakah ingin melakukan instalasi Ubuntu di Windows, ketik “n” untuk membatalkan atau ketik”y” bila menyetujui syarat & ketentuannya serta ingin melanjutkan instalasi aplikasi Bash untuk Windows 10. Tunggu hingga proses download selesai

 

        Ketika proses download selesai, anda akan diminta untuk memasukkan username serta password
        Untuk melakukan otomatisasi instalasi “Bash on Ubuntu on Windows”, ketikkan baris perintah “lxrun /install /y” pada jendela Bash tersebut & tunggu hingga proses download selesai
        Ketika langkah di atas selesai, dari Start Menu, ketikkan “bash” dan jalankan aplikasi “Bash on Ubuntu on Windows” sebagai Administrator

Kini anda sudah bisa menjalankan baris perintah Bash shell berbasiskan Ubuntu di Windows 10 anda!

Anda juga bisa melakukan instalasi software dari repositori Ubuntu meskipun kemungkinan nantinya tidak dapat berjalan selayaknya di Linux Ubuntu. Untuk mengetahui baris perintah lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman panduan baris perintah Linux serta pengantar Bash shell di HowToGeek.

Selamat mencoba!

Mengembalikan Fungsi “Clear recent items list”

24/01/2012 at 17:27 | Posted in PC | Leave a comment
Tags:

Recent items merupakan fitur dari Windows yang fungsinya mencatat semua file yang diakses oleh pengguna untuk ditampilkan pada menu Start dalam bentuk shortcut. Pada Windows Vista & 7, pengguna diberikan kemudahan untuk menghapusnya dengan cara klik kanan “Recent Items” dari menu Start lalu pilih “Clear recent items list” (pada Windows versi sebelumnya, penghapusan dilakukan melalui menu “Properties” dari “Taskbar”). Namun, pilihan ini bisa saja menghilang dari menu klik kanan tersebut sehingga anda terpaksa menghapus daftar file yang telah diakses tersebut satu-persatu.

Terdapat Pilihan “Clear recent items list”

Pilihan “Clear recent items list” menghilang

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengembalikan pilihan “Clear recent items list” tersebut:

    1. Dari menu Start, klik kanan pada “Recent Items” lalu pilih Open. Atau, melalui Windows Explorer, buka direktori root folder “Recent Items” (C:\Users\NamaAkun\AppData\Roaming\Microsoft\Windows)

    1. Hapus secara permanen folder “Recent” (apabila Recycle Bin aktif, tekan-tahan [Shift] lalu [Delete] untuk menghapusnya)

  1. Tutup semua jendela yang aktif & simpan semua pekerjaan anda
  2. Logoff lalu login kembali

Sekarang, coba klik kanan pada “Recent Items” dari menu Start.

Pilihan “Clear recent items list” kini muncul kembali. Tidak perlu lagi repot menghapus daftar shortcut file yang telah anda akses satu-persatu, kecuali memang hanya ingin menghapus shortcut file tertentu saja. Selamat mencoba!

Mohon partisipasi anda untuk mengisi petisi menentang pengesahan undang-undang anti pembajakan Amerika dengan mengunjungi SOPAStrike, karena undang-undang tersebut memungkinkan dilakukannya sensor dan/atau penutupan domain secara sepihak. Anda tidak perlu harus berkebangsaan Amerika untuk mendukung gerakan Stop SOPA+PIPA.

STOP THE INTERNET BLACKLIST LEGISLATION (SOPA & PIPA)!!!

18/01/2012 at 17:58 | Posted in PC | Leave a comment
Tags: , , , , ,

The Internet blacklist legislation—known as PROTECT IP Act (PIPA) in the Senate and Stop Online Piracy Act (SOPA) in the House—invites Internet security risks, threatens online speech, and hampers Internet innovation. Urge your members of Congress to reject this Internet blacklist campaign in both its forms!

To make the most impact right now, we’re asking YOU to do two things. Today, use our handy tool to send an email to your representatives, letting them know you oppose these bills and they should too. Then, on January 23, when the Senate is back in session (and scheduled to vote on PIPA on January 24), call your Senator and tell him or her that it’s time to stand with the Internet and against the Internet blacklists!

Big media and its allies in Congress are billing the Internet blacklist legislation as a new way to battle online infringement. But innovation and free speech advocates know that this initiative will do little to stop infringement online. What it will do is compromise Internet security, inhibit online expression, and slow growth in the technology sector.

As drafted, the legislation would grant the government and private parties unprecedented power to interfere with the Internet’s underlying infrastructure. The government would be able to force ISPs and search engines to block users’ attempts to reach certain websites’ URLs. In response, third parties will woo average users to alternative servers that offer access to the entire Internet (not just the newly censored U.S. version), which will create new computer security vulnerabilities as the Internet grows increasingly balkanized.

It gets worse: the blacklist bills’ provisions would give corporations and other private parties new powers to censor foreign websites with court orders that would cut off payment processors and advertisers. Broad immunity provisions (combined with a threat of litigation) would encourage service providers to overblock innocent users or even block websites voluntarily. This gives content companies every incentive to create unofficial blacklists of websites, which service providers would be under pressure to block without regard to the First Amendment.

Service providers would be forced to monitor and police their users’ activities as well, threatening the DMCA safe harbors that have been vital to online innovation over the last decade. SOPA gives the government new powers to go after sites that provide information about tools that might be used to bypass the blacklists – even though these are often the same tools used by democratic activists around the world to bypass Internet censorship mechanisms implemented by authoritarian governments like Iran and China.

Senator Ron Wyden (D-OR) and Representative Darrell Issa (R-CA) have led the charge in explaining how the blacklist bills threaten the very infrastructure of the open Internet, joined by a growing, bipartisan, group of Congress members. The White House also recently stated it will not support a bill that threatens free speech, innovation, and Internet security. But every Senator and Representative should be opposing the PROTECT IP Act and SOPA and we need to hold the White House to its word. Contact your members of Congress today to speak out!

Tulisan ini diambil dari http://www.mozilla.org/sopa/

Kunjungi sopastrike & berikan dukungan anda untuk menentang UU Sensor Internet Amerika.

Mem-bypass Pemblokiran Website

16/08/2011 at 14:42 | Posted in PC | 3 Comments
Tags: , , ,

Mohon untuk tidak menyalahgunakan tulisan ini untuk mengakses/men-download situs porno maupun situs terlarang lainnya!

Tema tulisan yang penulis usung kali ini agak di sambung-sambungkan dengan kemerdekaan Indonesia yang akan dirayakan setiap tanggal 17 Agustus: kebebasan!

Tulisan ini akan membeberkan beberapa trik yang biasa digunakan untuk mengakali pelarangan akses internet. Harap diingat, pelarangan yang diterapkan sebenarnya untuk tujuan yang bagus: bekerja efisien dengan internet tanpa memboroskan bandwidth. Hanya saja, menurut pendapat pribadi penulis, pelarangan tersebut sebaiknya dimatikan di luar jam kerja dan/atau tidak ada orang lain yang masih bekerja & membutuhkan bandwidth tinggi untuk menunjang pekerjaannya. Disinilah gunanya tulisan ini, sayang sekali kalau bandwidth yang ada tidak dimanfaatkan sepenuhnya di saat jam kerja selesai maupun saat tidak ada lagi orang lain yang masih membutuhkan bandwidth untuk menyelesaikan pekerjaannya. Akan lebih baik kalau bandwidth tidak terpakai itu dibebaskan untuk mencari hiburan pelepas kepenatan setelah bekerja. Agar pembaca dapat merasakan kebebasan browsing selepas jam kerja, silahkan dicoba beberapa trik berikut:

  1. Internet Protocol
  2. Pada kolom baris alamat browser, ketikkan IP situs tujuan. Untuk jasa gratisan pencari IP situs, kunjungi situs ip-adress untuk mengetahui alamat IP situs yang ingin dikunjungi. Contoh: daripada mengetikkan “www.domain.com”, ketikkan “127.0.0.1”.

  3. Cache Google
  4. Mesin pencari Google biasa menyimpan cache. Cache, dalam artian menurut penulis, adalah kumpulan informasi yang bersifat sementara akan pemanggilan suatu aplikasi/halaman web. Informasi ini tersimpan hanya jika pengguna sudah melakukan pemanggilan pertama. Tujuannya adalah agar pemanggilan berikutnya tidak membutuhkan proses yang lebih lama dari pemanggilan pertama berkat informasi yang sudah disimpan dari pemanggilan pertama tersebut. Dalam hal ini, kita memanfaatkan cache yang tersimpan pada server mesin pencari.


  5. Situs Penerjemah
  6. Untuk dapat mengunjungi situs yang diblokir, kunjungi situs penerjemah online terlebih dahulu. Trik ini mengelabui proxy karena nama situs penerjemah yang akan diminta untuk diproses. Namun, cara ini mempunyai kelemahan dalam mengakses beberap situs yang menggunakan protokol terenkripsi seperti Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS). Contoh: kunjungi “Google Translate“. Lalu, ketikkan alamat situs yang hendak dikunjungi pada kolom teks untuk diterjemahkan.


  7. Web2Mail
  8. Web2Mail adalah penyedia jasa email gratisan yang dapat menerima feed dari situs yang dikehendaki. Namun, untuk versi gratisan, feed yang kita terima hanya bila ada perubahan dari situs tersebut.

  9. WayBack Machine
  10. WayBack Machine adalah situs pengarsipan. Hampir semua situs aktif diarsipkan disini. Kita bisa menampilkan versi terdahulu suatu situs karena situs ini bertindak hampir seperti perpustakaan digital, hanya saja data yang tersimpan berupa data-data lama, dan bekerja serupa dengan situs web proxy.


  11. Screen-Resolution.com
  12. Screen-Resolution.com dapat menampilkan berbagai macam situs dalam ragam resolusi. Cara kerjanya juga serupa dengan situs web proxy.

  13. Google Mobile Search
  14. Google Mobile Search adalah mesin pencari khusus perangkat mobile. Sama seperti saat memanfaatkan situs penerjemah, kita wajib mengunjungi situs ini terlebih dahulu. Pada kolom pencarian, ketikkan nama situs atau alamat situs yang ingin dituju. Kelemahan dari trik ini, hanyalah, beberapa situs akan ditampilkan dalam versi mobile-nya. Juga, javascript dan CSS tidak akan diproses oleh browser karena memang desain situs ini untuk mengolah halaman web agar bisa ditampilkan pada perangkat mobile.


  15. Pemendek URL
  16. Saat ini, sudah banyak situs penyedia jasa pemendekkan URL (Uniform Resource Locator) suatu situs. Kelemahan dari trik ini, pengunjung situs social network akan sedikit kesulitan karena hierarki URL yang harus dipendekkan. Situs penyedia jasa pemendekkan URL yang populer: bit.ly dan adf.ly

  17. Aplikasi portable
  18. Umumnya, browser yang terpasang di komputer tidak bisa diutak-atik serta tidak bisa melakukan instalasi aplikasi apapun karena pelarangan yang diterapkan sebagai bagian dari kebijakan penggunaan komputer. Apabila kasusnya seperti ini, gunakan Mozilla Firefox portable (bisa di download dari sini). Tambahkan plugin portable Tor ke dalam Mozilla Firefox portable tadi. Atau, gunakan Tor-Firefox Portable secara langsung. Keunggulan aplikasi portable adalah tidak diperlukannya proses instalasi.

  19. Web Proxy
  20. Ini adalah trik yang paling populer & paling ampuh. Cara kerjanya, kita meminta situs penyedia jasa proxy gratisan untuk membuka situs yang terblokir. Ada puluhan ribu situs penyedia jasa proxy gratisan. Sehingga, hampir tidak mungkin untuk turut memblokirnya.

    Berikut adalah daftar 10 Web Proxy terbaik menurut penulis:

Demikian trik kali ini. Hidup INDONESIA!!!

Mengetahui Ragam Process Windows Melalui Task Manager

18/05/2011 at 19:53 | Posted in PC | Leave a comment
Tags: , , , ,

Tips kali ini akan membahas cara mengetahui process yang sedang berjalan dalam sistem Windows anda. Bagi yang belum tahu process apa yang dimaksud, adalah thread dari aplikasi yang sedang berjalan di atas layar maupun di belakang layar. Aplikasi yang berjalan di atas layar merupakan aplikasi yang anda jalankan secara manual sedangkan yang di belakang layar adalah aplikasi yang memang dibutuhkan oleh sistem operasi anda serta aplikasi driver dan aplikasi yang diatur untuk berjalan secara otomatis saat Windows dijalankan. Contoh dari aplikasi yang berjalan di atas layar/yang anda jalankan secara manual adalah game, aplikasi multimedia, pengolah kata, dsb. Untuk aplikasi yang berjalan di belakang layar adalah service dari Windows itu sendiri, driver dari komponen komputer anda, virus, dsb.

Mengapa kita perlu mengetahui process apa saja yang sedang dijalankan Windows? Karena kita dapat mengetahui service serta aplikasi mana yang harus dimatikan seandainya diperlukan (seperti untuk melakukan defrag dengan lancar atau bila terjadi crash pada Windows). Juga, kita bisa mengetahui dan melacak lokasi file induk virus bilamana Windows anda memang terinfeksi oleh virus (indikasi awal biasanya berupa pelarangan menjalankan Task Manager itu sendiri).

Lanjut ke tips kali ini, setiap aplikasi yang terinstal serta yang dijalankan memiliki sebuah process yang memang dibutuhkan agar aplikasi tersebut dapat berjalan lancar. Untuk mengetahui hal ini, Microsoft telah menyediakan sebuah tool bawaan Windows: Task Manager. Jalankan Task Manager dengan mengkombinasikan [CTRL] + [ALT] + [DEL] atau [CTRL] + [SHIFT] + [ESC]. Cara mengetahui suatu process yang dibutuhkan oleh aplikasi tertentu:

    1. Jalankan Task Manager

    1. Klik pada tab “Process”

Apabila belum pernah dilakukan penyesuaian tersendiri, tab ini hanya akan memunculkan daftar process yang berjalan sesuai dengan akun pengguna yang sedang digunakan. Agar bisa mengetahui daftar process keseluruhan, klik pada bagian “Show processes from all users” untuk memberikan tanda centang (v). Bila diminta, masukkan password administrator komputer tersebut atau klik [OK] untuk mengkonfirmasikan Windows bahwa anda memiliki hak Administrator.

    1. Untuk menambahkan kolom informasi process lainnya, klik “View” lalu “Select Columns…”

Berikan tanda centang pada daftar kolom yang tersedia yang sesuai dengan keinginan anda. Klik [OK] untuk mengakhiri.

    1. Klik kanan pada salah satu process yang ada lalu pilih “Properties”

Pada jendela properties yang muncul, kita bisa mengetahui informasi umum seperti lokasi file executable tersebut serta ukuran file.

Klik pada tab “Details” untuk melihat digital signature (keterangan menyeluruh) aplikasi tersebut; seperti deskripsi dari aplikasi tersebut, jenis file, versi, dsb.

Dari tab inilah kita bisa tahu keabsahan process dari file yang dimaksud. Apabila file tersebut virus, biasanya, tidak akan ada keterangan menyeluruh atau hanya akan berisikan informasi bahwa file tersebut merupakan Microsoft Visual Basic pada bagian deskripsinya. Tutup jendela ini lalu klik kanan kembali pada process yang dimaksud dan pilih “End process” dan lakukan langkah disinfeksi yang sesuai. Perlu diketahui, “End process tree” dapat menyebabkan sistem menjadi tidak stabil karena turut mematikan process lain maupun service Windows yang mutlak dibutuhkan Visual Basic itu sendiri.

    1. Terakhir, untuk mengetahui service yang turut diaktifkan oleh suatu process, klik kanan pada salah satu process yang ada lalu pilih “Go to Service(s)”

Service yang turut dijalankan akan nampak tersorot pada tab “Services”. Bila tidak ada yang tersorot, berarti process tersebut tidak membutuhkan service dari Windows sehingga tidak ada service yang dijalankan. Langkah ini juga berlaku sebaliknya, kita dapat mengetahui process yang dijalankan oleh suatu service dengan cara yang sama (melalui tab “Services”).

Demikian tips kali ini. Semoga bermanfaat dan dapat menambah ilmu Windows anda!

Selamat Tahun Baru 2011!

09/01/2011 at 10:24 | Posted in PC | Leave a comment
Tags: , , , , , ,

POST UPDATED on Wed Mar 9, 19:15 (UTC+7)!

Horee!! Tahun baru sudah tiba! Semoga peruntungan kita semua lebih baik lagi daripada tahun sebelumnya & semua yang dicita-citakan dapat tercapai di tahun ini. Juga, semoga kita semua dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi sehingga bisa menghargai segala bentuk perbedaan demi kehidupan yang harmonis.

Di awal tahun ini, penulis akan mengangkat tema yang umum terjadi di awal tahun: sistem baru. Sistem yang penulis maksud bisa berarti komputer baru maupun sistem (komputer) yang baru. Lebih spesifik lagi, penulis mengangkat tema aplikasi gratisan untuk menunjang penggunaan komputer seutuhnya. Aplikasi-aplikasi disini dapat digunakan sebagai ganti aplikasi berbayar & dapat digunakan semua dalam sebuah sistem berbasiskan Windows (beberapa bahkan dapat berjalan pada sistem berbasiskan Linux). Inilah hasil ramuan aplikasi gratisan penulis untuk pembaca yang baru saja membeli komputer baru maupun yang baru selesai instalasi Windows:

Untuk download keseluruhan aplikasi pada tulisan ini, silahkan klik: Bagian I lalu Bagian II. File dalam bentuk (pecahan) kompresi RAR berukuran total 308 MB.

CATATAN: Beberapa aplikasi sudah memiliki update terbaru. Silahkan di-update, tetapi, aplikasi tercantum pada tulisan ini hanyalah aplikasi dengan versi yang sudah penulis coba berjalan stabil & tidak memberatkan sistem komputer berbasiskan Pentium III/Celeron/AMD K7. Sedangkan untuk versi yang ter-update, beberapa aplikasi terasa berat bahkan menimbulkan crash (khususnya untuk sistem komputer berbasiskan Pentium III/Celeron/AMD K7). Uji coba dilakukan di sistem operasi Windows 7 Ultimate RC (build 7100), Windows 7 Professional (build 7600) & Windows XP Home Edition SP2 (build 2600). Tidak semua aplikasi yang tercantum berupa installer, ada yang berupa portable (tanpa instalasi tetapi beberapa plug-in/fitur tidak disertakan) dan ada yang berupa stand-alone (tanpa instalasi serta dapat dijalankan dengan semua plug-in/fiturnya).

Pada bagian Antivirus, Panda & RAV adalah antivirus. Panda merupakan cloud-antivirus dan RAV merupakan antivirus stand-alone. Sedangkan USB Defender lebih cenderung memiliki fungsionalitas “antivirus” untuk drive/port USB.

Berlanjut ke bagian Compression Tool, 7Zip dapat melakukan kompresi-ekstraksi & Splitter hanyalah aplikasi untuk melakukan pemecahan file besar menjadi beberapa file kecil (berguna bagi pembaca yang masih menggunakan disket ataupun flashdisk berukuran < 256 MB.

Di bagian Image Editor, berisikan aplikasi yang dapat digunakan sebagai aplikasi penampil gambar dan pengolah gambar.

Setelahnya, Internet Browser, berisikan beberapa browser portable yang sudah penulis setting sedemikian rupa demi keamanan & kenyamanan ketika beraktivitas di dunia maya.

Lalu, ke bagian Miscellaneous, sesuai urutan, berisikan beberapa aplikasi yang berfungsi sebagai pembaca file PDF, pembuat subtitle film, aplikasi menggambar & mewarnai untuk anak, program klien Bit Torrent, dan messenger dari Yahoo!.

Pada bagian Multimedia, berisikan aplikasi pemutar file audio serta video. Ketika dicobakan, aplikasi-aplikasi pemutar ini dapat memainkan semua jenis file multimedia populer saat ini dan tidak memerlukan codec tambahan.

Di bagian Office Suites, berisikan aplikasi pengolah kata berbasiskan Wordpad milik Microsoft serta kumpulan aplikasi kantoran dari Sun Microsystems: OpenOffice. Kumpulan aplikasi kantoran gratis dari Sun Microsystems ini dapat digunakan sebagai pengganti kumpulan aplikasi kantoran sejenis yang berbayar dari Microsoft. Atau, bila anda tertarik dengan kumpulan aplikasi kantoran gratis IBM Lotus Symphony buatan IBM seperti pada tahun 80-an, silahkan download melalui web resminya disini atau melalui halaman depan.

Selanjutnya, bagian Translator berisikan aplikasi kamus. Namun, karena pertimbangan sebagai bahasa asing yang masih banyak digunakan di dunia hingga kini, penulis hanya mencantumkan aplikasi penerjemah Indonesia ke Inggris/Inggris ke Indonesia. Untuk memberikan donasi atau kontribusi kepada pembuat software, silahkan hubungi Ebta Setiawan. Namun, apabila membutuhkan kamus Indonesia ke Inggris/Inggris ke Indonesia versi online, silahkan klik disini.

Terakhir, yang tidak kalah pentingnya, adalah bagian Utilities. Sesuai urutan, isinya merupakan aplikasi-aplikasi yang memiliki kegunaan sebagai: drive CD/DVD virtual seperti Daemon atau Alcohol 100% serta sebagai pembuat ISO CD/DVD dan pembakar file ISO, aplkasi-aplikasi penangkal program jahat yang mengeksploitasi fitur “autoplay” milik Windows (sebaiknya digunakan secara bersamaan), pembuat partisi pada harddisk maupun flashdisk berkapasitas > 2 GB, penghapus alternatif program-program yang sudah ter-install di dalam komputer sebagai pengganti uninstaller bawaan program tersebut serta uninstaller milik Windows (Add/Remove Programs), aplikasi kecil buatan Microsoft untuk mngubah setting/tweaking Windows XP, dan pembuka-penutup pelindung kernel Windows XP (Gunakan dengan hati-hati! Segala resiko ditanggung sendiri!).

Demikian tulisan pertama penulis di tahun 2011 ini. Semoga aplikasi-aplikasi gratisan ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca dan anda pun tidak perlu khawatir akan pelanggaran hak cipta atas penggunaan software yang tercantum disini pada komputer anda. Selamat menikmati!

Antivirus Khusus Berbasiskan Port USB

23/12/2010 at 12:15 | Posted in PC | 2 Comments
Tags: , , , , , ,

Sudah hampir 1 tahun berlalu, tidak terasa tahun 2011 pun tak jauh. Namun, hingga sekarang, berdasarkan pengalaman penulis, masih saja drive berbasiskan USB menjadi sasaran empuk untuk penyebaran virus. Berdasarkan pengalaman tersebut, penulis akan berbagi beberapa antivirus khusus drive berbasiskan USB untuk sistem Windows (9x/XP/Vista/7).

Ada banyak antivirus khusus USB, tetapi, yang gratisan dan bagus hanya sedikit yang dapat penulis temukan. Beberapa yang sudah penulis coba adalah: Naevius, USB Drive Antivirus, dan MX One Virus Guardian. Sedangkan untuk yang sudah terlanjur kena virus melalui USB, bisa menggunakan tool gratis dari Kaspersky.

Antivirus yang penulis cantumkan di posting-an kali ini sebenarnya adalah yang berbayar. Namun, pengguna diberikan kebebasan untuk menggunakannya sebagai antivirus khusus USB dengan catatan beberapa fitur utamanya sebagai antivirus tidak dapat digunakan. Meskipun terbatas, aplikasi-aplikasi tersebut layak digunakan sebagai penangkal penyebaran virus melalui drive USB. Bahkan, beberapa bisa digunakan untuk di-update. Sebagai tambahan, aplikasi-aplikasi tersebut dapat digunakan berbarengan semuanya. Hanya saja, apabila digunakan berbarengan semuanya, kita mengorbankan waktu penggunaaan karena ketika drive USB di colokkan ke komputer, semua antivirus tersebut akan memeriksa drive terlebih dahulu.

Akhir kata, meskipun komputer sudah dipersenjatai dengan berbagai antivirus, tetap di butuhkan kewaspadaan pengguna. Selamat mencoba & selamat tahun baru 2011! he..

3 Browser Terfavorit Dalam Versi Portable

02/11/2010 at 15:08 | Posted in PC | Leave a comment
Tags: , , , , , , , ,

Sesuai dengan judul, posting kali ini akan menyediakan 3 browser terfavorit (dalam artian paling banyak digunakan) dalam versi siap pakai dimana saja dan kapan saja. Yang pertama adalah Google Chrome. Versi yang penulis dapatkan, di klaim sebagai versi terbaru, yaitu versi 7.0.517.41. Sedangkan yang kedua adalah Mozilla Firefox dengan versi stabil 3.6.11. Dan, yang terakhir, sesuai dengan urutan alfabet, adalah Opera dengan versi yang juga di klaim terbaru yaitu 10.63. Klaim yang penulis maksud adalah rujukan download yang tersedia di web penyedia aplikasi portable: PortableApps.Com. Semua browser dikompres dalam format RAR (*.rar) untuk lebih mengecilkan ukuran file dan, setelah di ekstrak, dapat dijalankan langsung tanpa dinstal pada hampir semua media (tapi hanya pada sistem berbasiskan Windows). File kompresi sudah di cek bebas virus dengan menggunakan Panda Cloud Antivirus v1.1.3 dan Kaspersky Antivirus 2011.

Pada Firefox dan Opera yang penulis sediakan disini, diterapkan pengaturan “Jangan Menyimpan Riwayat” (Never Remember History -aktivitas browsing tidak akan dicatat oleh browser). Hal tersebut dimaksudkan untuk membantu menjaga privasi browsing anda. Namun, pada Google Chrome, pencatatan tetap dilakukan. Untuk menghapus, klik pada “Customize and control Google Chrome” (ikon kunci mekanik d ujung kanan kolom penulisan URL) lalu pilih “Tools” dan klik pada “Clear browsing data…”. Pada jendela yang muncul, klik [Clear browsing data].

Juga, pada Firefox, penulis sudah menambahkan add on yang penulis rasa akan berguna seperti Speed Dial, Greasemonkey, Keeptube, DownThemAll, dsb. Silahkan nanti diubah pengaturan-pengaturan penulis tersebut sesuai dengan keinginan maupun kebutuhan anda.

Untuk men-download, silahkan klik link berikut:

Selamat browsing!

Panduan Download Menggunakan Aplikasi uTorrent

05/10/2010 at 13:39 | Posted in PC | 7 Comments
Tags: , , , , , , , , , , , ,

Perlu diketahui sebelumnya, download melalui jaringan BitTorrent, sangat tidak disarankan bagi pengguna modem USB dan dial-up (kecuali koneksinya melalui VPN) karena sifat dasar protokol BitTorrent yang peer-to-peer (boros bandwidth).

Analogi sederhana dari jaringan BitTorrent, bisa dikatakan menganut prinsip gotong-royong (satu hal yang sudah semakin luntur dalam budaya Indonesia). Dengan men-download suatu file Torrent, kita sekaligus membantu pen-download file Torrent yang sama di berbagai tempat di penjuru dunia. Pada waktu yang bersamaan, ketika kita men-download file melalui jaringan BitTorrent, kita juga men-share file tersebut. File yang ingin di-download, tidak berupa file murni. Tetapi, terlebih dahulu kita men-download file Torrent-nya (.torrent). Di dalam file Torrent, berisikan informasi lokasi pecahan-pecahan kecil file yang ingin di-download tersebut. Nantinya, proses download berupa pengumpulan pecahan-pecahan file yang dikumpulkan menjadi file tunggal. Lamanya proses pengumpulan ini tergantung pada jenis dan besaran koneksi internet anda serta banyaknya pengguna yang sedang men-sharing. Dalam dunia Torrent, ada 2 hal yang perlu diperhatikan; yaitu Seed dan Leech. Seed (seeder) adalah pengguna aktif yang sedang melakukan sharing sedangkan Leech (leecher) adalah pengguna aktif yang sedang men-download file tersebut. Semakin banyak jumlah Seed, semakin cepat proses download anda. Keuntungan lain menggunakan jaringan BitTorrent adalah kita bisa menunda sementara proses download untuk dilanjutkan di lain waktu atau di tempat lain (dengan meng-copy file Torrent beserta keseluruhan file/folder yang sudah di-download).

Ada beragam aplikasi yang bisa digunakan untuk men-download file Torrent. Yang akan dibahas disini adalah yang terpopuler: uTorrent (untuk versi portable, bisa di-download disini). Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Download file Torrent yang berisikan informasi mengenai file yang ingin di-download (bisa melalui bt.etree.org, demonoid.com, isohunt.com, thepiratebay.org, kickasstorrents.com -seperti pada contoh-, dsb.)


  2. File Torrent akan berupa seperti gambar berikut:


  3. Jalankan aplikasi uTorrent. Lalu, klik File > Add Torrent (atau klik ikon kiri atas) untuk menambahkan file Torrent yang ingin di-download isinya. Jumlah file Torrent yang ingin di-download tidak terbatas. Tambahkan beberapa file sekaligus agar proses download dapat berlangsung secara terus-menerus


  4. Browse ke tempat dimana kita menyimpan file Torrent tadi lalu klik [Open]


  5. Akan muncul jendela informasi mengenai isi file Torrent dan kita diminta konfirmasi untuk memulai proses download. Tentukan lokasi penyimpanan file yang akan di-download pada kolom teratas. Ada kalanya informasi yang tersimpan dalam file Torrent terdiri atas beberapa file, kita diperbolehkan untuk memilih file tertentu saja yang hendak di-download. Klik [OK] untuk memulai download


  6. Proses download dimulai. Silahkan tunggu hingga selesai (bisa ditinggal kok..)

Kita bisa menerapkan beberapa pengaturan (yang diperlukan) seperti membatasi kecepatan download dan upload serta mematikan komputer secara otomatis setelah download selesai. Untuk pengaturan kecepatan, klik kanan pada nama file yang sedang di-download > Bandwidth Allocation > Set Download/Upload Limit. Agar tidak terlalu memberatkan koneksi internet di tempat anda, batasi kecepatan download. Penulis sangat menyarankan untuk tidak membatasi kecepatan upload (ingat prinsip gotong-royong di awal posting-an ini!). Sedangkan pengaturan untuk mematikan komputer secara otomatis, klik Options > Auto Shutdown > Shutdown when Downloads Complete.

Perlu diketahui juga, ada istilah hit and run dalam komunitas Torrent. Pelaku hit and run (terjemahan langsungnya adalah tabrak lari, tetapi bisa juga diterjemahkan menjadi selesai download selesai urusan) adalah pengguna yang proses download-nya sudah 100% lalu mematikan aplikasi uTorrent, padahal proses upload belum mencapai 100%. Bila ketahuan, IP kita bisa di-ban dan kita akan dikucilkan dari komunitas Torrent (hehe..). Sebaiknya, tunggu hingga proses upload sudah mencapai 50%-75% sebelum mematikan aplikasi uTorrent. Ingat, untuk bisa menerima, kita juga harus mau membagi.

Sekian tips kali ini dan selamat men-download ala gotong-royong!

Kiat Mengatasi Keylogger

20/09/2010 at 14:59 | Posted in PC | Leave a comment
Tags: , , , , ,

Bila belum tahu apa itu keylogger, terjemahan langsungnya, keylogger adalah pencatat tuts. Apabila dilihat dari fungsinya, keylogger berfungsi untuk mencatat setiap tuts yang ditekan, baik itu tuts keyboard maupun tombol mouse. Sebenarnya, penggunaan keylogger bisa dikatakan baik dan perlu untuk lingkungan rumah serta kantor maupun warnet sebagai sarana pengawasan. Tetapi, ketika disalah gunakan -seperti yang sedang marak: pencurian akun Facebook, Twitter, email, dan sebagainya- keylogger sangat berbahaya dan patut diwaspadai keberadaannya karena password maupun informasi sensitif lainnya bisa terbaca dengan mudah oleh si pemasang keylogger.

Keylogger bisa berupa perangkat keras, perangkat lunak, maupun kombinasi keduanya. Untuk perangkat keras, keylogger dipasangkan diantara keyboard dan port-nya sehingga sangat terlihat (termasuk aplikasi bawaan pembaca hasil pencatatan) dan mudah untuk diatasi; dengan cara mencabutnya. Berikut gambaran keylogger berupa perangkat keras:



Keylogger berbasiskan port PS/2

Keylogger Hardware PS/2

Keylogger berbasiskan port USB

Keylogger Hardware USB

Selanjutnya, keylogger berupa software. Untuk yang jenis ini, agak susah diatasi. Kelebihan keylogger jenis ini adalah informasi yang dicatat dapat langsung dikirimkan melalui email atau disimpan di sebuah file yang sudah ditentukan oleh pemasang keylogger sebelumnya. Juga, hasil pencatatan dapat dibaca tanpa memerlukan aplikasi tambahan. Kecanggihan lainnya adalah keylogger ini dapat berjalan sebagai service pada sistem Windows dan dapat diatur di antivirus sebagai aplikasi “hijau” (aman digunakan). Berikut adalah ilustrasi beberapa software keylogger dan/atau yang memiliki fitur keylogger

PC Data Manager

Keylogger PC Data Manager

KGB Keylogger

KGB Keylogger

Meskipun sulit, namun tidak mustahil. Ada beberapa trik yang bisa dikatakan ampuh untuk mengelabui aplikasi keylogger. Gabungkan penggunaan trik-trik berikut untuk lebih melumpuhkan kemampuan aplikasi keylogger. Trik-trik yang dapat dicoba adalah:

  • Sebelum beraktivitas, uninstall atau akhiri proses aplikasi/service yang dirasa mencurigakan. Apabila akses “Task Manager” maupun “Control Panel” dilarang, gunakan aplikasi pihak ketiga yang dapat dijalankan melalui web atau tanpa memerlukan instalasiL

  • Mengetik melalui virtual keyboard. Penulis sangat menyarankan untuk menggunakan aplikasi pihak ketiga

  • Persiapkan terlebih dahulu sebuah file .txt (Notepad atau Wordpad) yang berisikan informasi sensitif seperti username dan password dari komputer yang bebas dari virus, keylogger, serta koneksi internet. Lalu, copypaste satu-persatu informasi dari file .txt ke dalam kolom yang sesuai

  • Lakukan enkripsi manual. Cara ini lebih rumit dari yang sebelumnya tapi terbukti ampuh pada hampir semua aplikasi keylogger. Untuk mengetikkan “rahasia”, kombinasikan beberapa tuts dalam pengetikannya. Sebagai contoh: klik pada kolom password lalu tekan [HOME] [SHIFT] [R] [BACKSPACE] [r] [END] [Right-click/klik kanan] [ESC] [a] [;] [END] [.] [h] [3] [DELETE] [a] [-] [Click/klik] [s] [0] [Left arrow/panah kiri] [Left arrow/panah kiri] [Left arrow/panah kiri] [DELETE] [END] [i] [Right-click/klik kanan] [ESC] [INSERT] [Left arrow/panah kiri] [Left arrow/panah kiri] [DELETE] [a] [Left arrow/panah kiri] [Left arrow/panah kiri] [Left arrow/panah kiri] [Left arrow/panah kiri] [BACKSPACE] [END] pindahkan kursor dengan mouse dan sorot karakter ke 3 dan ke 4 dari depan lalu tekan [DELETE]. Kolom password akan berisikan “rahasia” dan hasil pencatatan keylogger akan berupa nama-nama tuts yang ditekan selama pengetikan (yang dicetak tebal)

Selamat mencoba & tetaplah waspada akan penggunaan akun pribadi anda pada komputer sejuta umat!

Next Page »

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.