Panduan Download Menggunakan Aplikasi uTorrent

05/10/2010 at 13:39 | Posted in PC | 2 Comments
Tags: , , , , , , , , , , , ,

Perlu diketahui sebelumnya, download melalui jaringan BitTorrent, sangat tidak disarankan bagi pengguna modem USB dan dial-up (kecuali koneksinya melalui VPN) karena sifat dasar protokol BitTorrent yang peer-to-peer (boros bandwidth).

Analogi sederhana dari jaringan BitTorrent, bisa dikatakan menganut prinsip gotong-royong (satu hal yang sudah semakin luntur dalam budaya Indonesia). Dengan men-download suatu file Torrent, kita sekaligus membantu pen-download file Torrent yang sama di berbagai tempat di penjuru dunia. Pada waktu yang bersamaan, ketika kita men-download file melalui jaringan BitTorrent, kita juga men-share file tersebut. File yang ingin di-download, tidak berupa file murni. Tetapi, terlebih dahulu kita men-download file Torrent-nya (.torrent). Di dalam file Torrent, berisikan informasi lokasi pecahan-pecahan kecil file yang ingin di-download tersebut. Nantinya, proses download berupa pengumpulan pecahan-pecahan file yang dikumpulkan menjadi file tunggal. Lamanya proses pengumpulan ini tergantung pada jenis dan besaran koneksi internet anda serta banyaknya pengguna yang sedang men-sharing. Dalam dunia Torrent, ada 2 hal yang perlu diperhatikan; yaitu Seed dan Leech. Seed (seeder) adalah pengguna aktif yang sedang melakukan sharing sedangkan Leech (leecher) adalah pengguna aktif yang sedang men-download file tersebut. Semakin banyak jumlah Seed, semakin cepat proses download anda. Keuntungan lain menggunakan jaringan BitTorrent adalah kita bisa menunda sementara proses download untuk dilanjutkan di lain waktu atau di tempat lain (dengan meng-copy file Torrent beserta keseluruhan file/folder yang sudah di-download).

Ada beragam aplikasi yang bisa digunakan untuk men-download file Torrent. Yang akan dibahas disini adalah yang terpopuler: uTorrent (untuk versi portable, bisa di-download disini). Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Download file Torrent yang berisikan informasi mengenai file yang ingin di-download (bisa melalui bt.etree.org, demonoid.com, isohunt.com, thepiratebay.org, kickasstorrents.com -seperti pada contoh-, dsb.)


  2. File Torrent akan berupa seperti gambar berikut:


  3. Jalankan aplikasi uTorrent. Lalu, klik File > Add Torrent (atau klik ikon kiri atas) untuk menambahkan file Torrent yang ingin di-download isinya. Jumlah file Torrent yang ingin di-download tidak terbatas. Tambahkan beberapa file sekaligus agar proses download dapat berlangsung secara terus-menerus


  4. Browse ke tempat dimana kita menyimpan file Torrent tadi lalu klik [Open]


  5. Akan muncul jendela informasi mengenai isi file Torrent dan kita diminta konfirmasi untuk memulai proses download. Tentukan lokasi penyimpanan file yang akan di-download pada kolom teratas. Ada kalanya informasi yang tersimpan dalam file Torrent terdiri atas beberapa file, kita diperbolehkan untuk memilih file tertentu saja yang hendak di-download. Klik [OK] untuk memulai download


  6. Proses download dimulai. Silahkan tunggu hingga selesai (bisa ditinggal kok..)

Kita bisa menerapkan beberapa pengaturan (yang diperlukan) seperti membatasi kecepatan download dan upload serta mematikan komputer secara otomatis setelah download selesai. Untuk pengaturan kecepatan, klik kanan pada nama file yang sedang di-download > Bandwidth Allocation > Set Download/Upload Limit. Agar tidak terlalu memberatkan koneksi internet di tempat anda, batasi kecepatan download. Penulis sangat menyarankan untuk tidak membatasi kecepatan upload (ingat prinsip gotong-royong di awal posting-an ini!). Sedangkan pengaturan untuk mematikan komputer secara otomatis, klik Options > Auto Shutdown > Shutdown when Downloads Complete.

Perlu diketahui juga, ada istilah hit and run dalam komunitas Torrent. Pelaku hit and run (terjemahan langsungnya adalah tabrak lari, tetapi bisa juga diterjemahkan menjadi selesai download selesai urusan) adalah pengguna yang proses download-nya sudah 100% lalu mematikan aplikasi uTorrent, padahal proses upload belum mencapai 100%. Bila ketahuan, IP kita bisa di-ban dan kita akan dikucilkan dari komunitas Torrent (hehe..). Sebaiknya, tunggu hingga proses upload sudah mencapai 50%-75% sebelum mematikan aplikasi uTorrent. Ingat, untuk bisa menerima, kita juga harus mau membagi.

Sekian tips kali ini dan selamat men-download ala gotong-royong!

About these ads

2 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Mas, kalo udah ciap di download, file yang kita download di Software Utorent tadi tersimpan dimana???

    • biasanya, klo blm d setting, tersimpan d folder uTorrent tsb..
      \uTorrentPortable\Data <- file yang di download
      \uTorrentPortable\App\utorrent\ <- torrent yang di download


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: